TEMA : PENGARUH BIAYA DISTRIBUSI DAN PROMOSI TERHADAP TINGKAT PENJUALAN
LATAR BELAKANG MASALAH
Pengaruh distribusi (saluran distribusi langsung dan saluran distribusi tidak langsung) dan promosi (periklanan, personal selling, dan promosi penjualan) terhadap volume penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh saluran distribusi langsung, saluran distribusi tidak langsung, periklanan, personal selling, dan promosi penjualan terhadap volume penjualan, baik secara parsial maupun serempak, serta untuk mengetahui apakah promosi penjualan mempunyai pengaruh yang lebih dominan terhadap volume penjualan dibandingkan variabel lainnya. Hipotesis dalam penelitian ini ada tiga, yaitu : (1) saluran distribusi langsung, saluran distribusi tidaklangsung, periklanan, personal selling, dan promosi penjualan secara parsial mempunyai pengaruh terhadap volume penjualan, (2) saluran distribusi langsung, saluran distribusi tidak langsung, periklanan, personal selling, dan promosi penjualan secara serempak mempunyai pengaruh terhadap volume penjualan, dan (3) promosi penjualan mempunyai pengaruh yang lebih dominan terhadap volume penjualan. Objek penelitian ini
adalah Perusahaan Roti Ganep’s Surakarta. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder karena peneliti hanya menggunakan data yang sudah ada dari perusahaan. Penelitian ini menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda, karena variabel independennya lebih dari satu. Dari uji t diperoleh hasil bahwa variabel biaya saluran distribusi langsung, biaya saluran distribusi tidak langsung, biaya periklanan, biaya personal selling, dan biaya promosi penjualan secara parsial mempunyai pengaruh terhadap volume penjualan. Sedangkan variabel yang lebih dominan adalah biaya promosi penjualan.
3JURNAL YANG MENJADI SUMBER REVIEW ANTARA LAIN:
- Pengaruh distribusi dan promosi terhadap volume penjualan pada Perusahaan Roti Ganep’s di Surakarta
- Biaya Distribusi Terhadap penjualan pada PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR, Tbk
- Pengaruh promosi terhadap tingkat penjualan pada PT. Hero Supermarket.TBK
PENJABARAN DARI 3 JURNAL SEBAGAI BERIKUT:
- Objek penelitian iniadalah Perusahaan Roti Ganep’s Surakarta. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder karena peneliti hanya menggunakan data yang sudah ada dari perusahaan. Penelitian ini menggunakanAnalisis Regresi Linier Berganda, karena variabel independennya lebih dari satu. Dari uji t diperoleh hasilbahwa variabel biaya saluran distribusi langsung, biaya saluran distribusi tidak langsung, biaya periklanan,biaya personal selling, dan biaya promosi penjualan secara parsial mempunyai pengaruh terhadap volumepenjualan. Sedangkan variabel yang lebih dominan adalah biaya promosi penjualan. Uji F yang dilakukan menunjukkan bahwa variabel biaya saluran distribusi langsung, biaya saluran distribusi tidak langsung, biayaperiklanan, biaya personal selling, dan biaya promosi penjualan secara serempak mempunyai pengaruh terhadap volume penjualan. Dari uji koefisien determinasi, ditunjukkan bahwa variabel volume penjualandapat dijelaskan oleh variabel biaya saluran distribusi langsung, biaya saluran distribusi tidak langsung, biaya periklanan, biaya personal selling, dan biaya promosi penjualan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa biaya saluran distribusi langsung, biaya saluran distribusi tidak langsung, biaya periklanan, biaya personal selling, dan biaya promosi penjualan secara parsial maupun serempak mempunyai pengaruh terhadap volume penjualan; sehingga hipotesis pertama dan kedua terbukti. Di antara variabel-variabel independen yang ada, variabel biaya promosi penjualan dilihat dari nilai t hitungnya mempunyai pengaruh yang lebihdominan terhadap volume penjualan; sehingga hipotesis ketiga terbukti. Saran yang dapat diberikan kepadaperusahaan, yaitu jika ada rencana untuk menambah anggaran biaya pemasaran, sebaiknya danadialokasikan pada biaya promosi penjualan. Saran yang kedua, sebaiknya perusahaan selalu menciptakaninovasi dalam produknya (misalnya dengan menyuguhkan rasa dan jenis roti yang lebih beragam,meningkatkan kualitas roti dengan tekstur yang lebih lembut) agar tidak ketinggalan jaman. Hal ini perludilakukan dalam memenuhi selera konsumen serta menghadapi pasar yang kompetitif.
- Dunia Usaha,baik produksi maupun jasa selalu dihadapkan dengan persaingan.Untuk mengatasi oersaingan dibutukan strategi dengan cepat,tepat,cermat dan memuaskan tangan konsumen.strategi pemasaran juga disesuaikan dengan kemampuan dana perusahaan memlalui bauran pemasaran yaitu factor produk, harga,distribusi dan promosi.Kegiatan pemasaran harus dilakukan sesuai dengan tujuan prusahaan memperoleh keuntungan yaitu dengan mengadakan kegiatan promosi yang terarah ,terencana dan terpadu.kegiatan promosi harus sejalan dengan rencana pemasaran yang diarahkan dan dikendalikan untuk mengembangkan laju perusahaan.Promosi yang tidak terkendali akan menurunkan tingkat penjualan,sehingga biaya yang dikeluarkan untuk promosi merupakn pemborosan.saluran distribusi memiliki peranan penting bagi kelangsungan hidup dan tumbuh perushaan.perusahaan yang dijadikan kasus penelitian ini yaitu PT.Indofoof sukses Makmur,Tbk.Produk-produk Indofood dinikmati setiap hari pada setiap siklus kehidupan seperti makanan untuk anak-anak, makanan untuk masa pertumbuhan di usia sekolah hingga masa remaja dan menginjak usia dewasa serta makanan keceriaan dalam kehidupan.
3. Krisis ekonomi yang diwarnai fluktuasi nilai rupiah, menurunnya daya beli, tingginya suku bunga dan berkurangnyaaktivitas sektor riil menyebabkan perubahan perilaku pasar dan struktur pasar. Pemasar perlu merancang srategi berdasarkan perilaku konsumen, yang tentu saja datanya hanyadapat diperoleh dari suatu penelitian tentang perilaku.Data yang diperoleh kemudian dikumpulkan dan dianalisa dengan teknik deskriptif komparatif yaitu menggambarkan keadaan yang sebenarnya terjadi di perusahaan danmembandingkannya dengan landasan teori.Teknik analisa yang digunakan adalahanalisa kuantitatif, yaitu merupakan analisa yang dilakukan terhadap cara membandingkan. Kemudian juga menggunakan teknik koefisien korelasi, koefisiendeterminasi, dan regresi linear sederhana
PENELITIAN SEBELUMNYA:
1.Cherry Suprapti(2005) biaya promosi penjualan secara parsial mempunyai pengaruh terhadap volumepenjualan. Sedangkan variabel yang lebih dominan
2. Menurut (kotler, 2006)Saluran distribusi setiap perusahaan barang dan jasa tidak akan lepas dari masalah penyaluran barang yang dihasilkan atau barang yang akan dijual ke konsumen.Para perodusen berhak menentukan kebijakan dengan jenis barang serta luasnya armada penjualan yang akan igunakan.jika perusahaan berada dalam persaingan yang semakin tajam, perusahaan harus segera mengadakan penelitian terhadap pasarnya.penelitian tersebut untuk mengetahui kebutuhan serta selera konsumen dan jika mungkin menstimulir permintaan serta menciptakan langganan.
3. Arfian Arfieka(2008) Krisis ekonomi yang diwarnai fluktuasi nilai rupiah, menurunnya daya beli, tingginya suku bunga
MASALAH
1. Mengenai pengaruh distribusi (saluran distribusi langsung dan
saluran distribusi tidak langsung) dan promosi (periklanan, personal selling, dan promosi penjualan) terhadap volume penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh saluran distribusi langsung
2.Menganalisis masalah dengan cara mendiskripsikannya melalui tabel,grafik dengan menggunakan software SPSS dan analisis kuantitatif,yaitu menganalisis msalah dengan menggunakan teknik-teknik kuantitatif sebagai berikut:analisis regresi dan koelasi berganda
3.Bagaimana strategi promosi harus memperhatikan gerak-gerik pesaing dalam mengantisipasi perubahan struktur pasar pasca krisis
TUJUAN PENELITIAN
1. menciptakan inovasi dalam produknya (misalnya dengan menyuguhkan rasa dan jenis roti yang lebih beragam,meningkatkan kualitas roti dengan tekstur yang lebih lembut) agar tidak ketinggalan jaman
2. Penerapan pangsa pasar yang sesuai dengan tujuan yang ditetapkan oleh perusahaan
3. menurunkan biaya promosinya, sehingga berimbas pada tingkat penjualan.Dari data diatas dapat diketahui bahwa promosi sangat mempengaruhi tingkat penjualan produk pada PT. Hero Supermarket
METODE PENELITIAN
- Penelitian ini menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda, karena variabel independennya lebih dari satu. Dari uji t diperoleh hasil bahwa variabel biaya saluran distribusi langsung, biaya saluran distribusi tidak langsung, biaya periklanan,biaya personal selling, dan biaya promosi penjualan secara parsial mempunyai pengaruh terhadap volume penjualan. Sedangkan variabel yang lebih dominan adalah biaya promosi penjualan
HIPOTESIS
1. Hipotesis dalam penelitian ini ada tiga, yaitu : (1) saluran distribusi langsung, saluran distribusi tidak langsung, periklanan, personal selling, dan promosi penjualan secara parsial mempunyai pengaruh terhadap volume penjualan, (2) saluran distribusi langsung, saluran distribusi tidak langsung, periklanan, personal selling, dan promosi penjualan secara serempak mempunyai pengaruh terhadap volume penjualan, dan (3) promosi penjualan mempunyai pengaruh yang lebih dominan terhadap volume penjualan. Objek penelitian ini adalah perusahaan Roti Ganep’s Surakarta. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder karena peneliti hanya menggunakan data yang sudah ada dari perusahaan
2. HO:tidak ada hubungan antara biaya promosi dan biaya distribusi terhadap penjualan
HA: Terdapat hubungan antara biaya promosi dan biaya distribusi terhadap penjualan level of signifikansi sebesar 5% atau 0.05 dengan kententuan bahwa,bila diperoleh t-hitung > t-tabel maka Ho ditolak dan HA diterima artinya terdapat hubungan dan pengaruh biaya promosi dan biaya distribusi penjualan,sebaliknya bila diperoleh hasil t-hitung 0.05 maka Ho ditolak dan sebaliknya Ho diterima.
HA: Terdapat hubungan antara biaya promosi dan biaya distribusi terhadap penjualan level of signifikansi sebesar 5% atau 0.05 dengan kententuan bahwa,bila diperoleh t-hitung > t-tabel maka Ho ditolak dan HA diterima artinya terdapat hubungan dan pengaruh biaya promosi dan biaya distribusi penjualan,sebaliknya bila diperoleh hasil t-hitung 0.05 maka Ho ditolak dan sebaliknya Ho diterima.
3. Biaya promosi mengalami kenaikan121, 51 % atau Rp. 14.760 ( jutaan rupiah ) dan dari jumlah biaya promosi tersebutmengalami peningkatan penjualan sebanyak 36, 84 % atau meningkat Rp. 57. 715( jutaan rupiah ) menjadi Rp. 78. 980 (jutaan rupiah). Hal ini dikarenakan banyaknya program promosi yang dilakukan oleh PT. Hero Supermarket
HASIL DAN ANALISIS
1. Uji F yang dilakukan menunjukkan bahwa variabel biaya saluran distribusi langsung, biaya saluran distribusi tidak langsung, biaya periklanan, biaya personal selling, dan biaya promosi penjualan secara serempak mempunyai pengaruh terhadap volume penjualan. Dari uji koefisien determinasi, ditunjukkan bahwa variabel volume penjualan dapat dijelaskan oleh variabel biaya saluran distribusi langsung, biaya saluran distribusi tidak langsung, biaya periklanan, biaya personal selling, dan biaya promosi penjualan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa
biaya saluran distribusi langsung, biaya saluran distribusi tidak langsung, biaya periklanan, biaya personal selling, dan biaya promosi penjualan secara parsial maupun serempak mempunyai pengaruh terhadap volume penjualan; sehingga hipotesis pertama dan kedua terbukti. Di antara variabel-variabel independen yang ada, variabel biaya promosi penjualan dilihat dari nilai t hitungnya mempunyai pengaruh yang lebih dominan terhadap volume penjualan; sehingga hipotesis ketiga terbukti.
2.Distribusi yang dilakukan secara langsung kelapangan melalui metode angket yang diberikan ke 2000 konsumen diantarnya 1600 orang mengenal produk yang di pasarkan perusahaan rokok HF.Prima.Sehingga Promosi yang dilakukan lebih dari 50% dr yang diharpkan.Akan tetapi pengguna rokok yang dihasilkan dari data angket tersbut hanyalah 1200 orang dari konsumen yg menggunakan produknya.
3. Biaya promosi yang dikeluarkan oleh PT. Hero Supermarket, TBK adalah sebesar Rp.10. 439 ( jutaan rupiah ). Biaya promosi mengalami penurunan sebanyak 138, 79% atauRp. 16. 468 ( jutaan rupiah ), dan dari jumlah biaya promosi tersebut mendapatkan penjualan mengalami penurunan 14,68% atau menurun Rp. 78. 980 ( jutaan rupiah )orang menjadi Rp. 67. 389 ( jutaan rupiah ). Hal ini dikarenakan PT. Hero Supermarket,TBK juga menurunkan biaya promosinya, sehingga berimbas pada tingkat penjualan.Dari data diatas dapat diketahui bahwa promosi sangat mempengaruhi tingkat penjualan produk pada PT. Hero Supermarket, TBK. Bila biaya promosi meningkat maka hal yangsama akan terjadi pula dengan tingkat penjualan, sedangkan bila promosi menurun makatingkat penjualan pun akan ikut menurun.
REKOMENDASI DAN IMPLIKASI
Dari Hasil analisis data PENGARUH BIAYA DISTRIBUSI DAN PROMOSI TERHADAP TINGKAT PENJUALAN yang dijadiakan sebagai landasan operasional dan pembahasan penelitian ini, dapat direkomendasikan sebagai rekomendasiModel kegiatan pemasaran melalui promosi dan distribusi terbukti sangat efektif untuk meningkatkan penjualan produk kepada masyarakat,dengan biaya promosi dan distrbusi yang cukup efisien.
IMPLIKASI
implikasi dari temuan penelitian ini mencakup implikasi teoritis ,dari hasil yang dilakukan secara konsisten menunjukan bahwa Pengaruh biaya Promosi Dan Distribusi sangat meningkatkan kegiatan pemasaran suatu produk yang dapat memajukan dan menaikian profit pendapatan secara efisiensi
Tugas ini diberiakan oleh bapak prihantoro yang mempunyai blog
Tidak ada komentar:
Posting Komentar